Wednesday, December 26, 2012

Kajian: TABARRUK

By : Kaheel Baba Naheel

BERMULA DARI SEBUAH MIMPI


: قالت عائشة رضي الله عنها

رأيت كأن ثلاثة أقمار سقطت في حجرتي ، فسألت أبا بكر رضي الله عنه ، فقال : يا عائشة ، إن تصدق رؤياك يدفن في بيتك خير أهل الأرض ثلاثة ، فلما قبض رسول الله صلى الله عليه وآله وسلم ودفن قال لي أبو بكر : يا عائشة ، هذا خير أقمارك ، وهو أحدها

رواه الحاكم فى المستدرك على الصحيحين



وقال الحاكم: هذا حديث صحيح على شرط الشيخين ، ولم يخرجاه

حدثنا أبو بكر بن إسحاق الفقيه ، وعلي بن حمشاذ العدل قالا : ثنا بشر بن موسى ، ثنا الحميدي ، ثنا سفيان قال : سمعت يحيى بن سعيد يحدث عن سعيد بن المسيب قال

Aisyah radhiyallahu anha menuturkan:



Pada suatu hari aku bermimpi melihat tiga bulan jatuh dikamarku.

Lalu aku bertanya kepada Abu Bakar r.a tentang mimpi itu,

beliau berkata:



Wahai putriku Aisyah, jika mimpimu itu benar maka akan dikebumikan didalam rumahmu tiga orang terbaik dari penduduk bumi ini,

Kemudian disaat Rasulullah wafat dan ternyata dikebumikan didalam kamar rumahku, Abu Bakar berkata kepadaku:



Inilah orang yang terbaik dari rembulan rembulanmu itu, dan beliau adalah salah satunya.

HR. Hakim

______________________



Seperti yang kita ketahui, bahwa akhir dari cerita mimpi Aisyah r.a, tersebut adalah 3 jasad mulia yang dikuburkan didalam kamar rumah beliau adalah:



1. Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam

2. Abu Bakar Asshiddiq radhiyallahu anhu

3. Umar bin Khattab radhiyallahu anhu



Dalam buku sejarah yang pernah saya baca bahwa, Nabi secara tegas dimakamkan dikamar Aisyah adalah karena sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Abu Bakar

Lalu Abu Bakar menjadi berikutnya yang di makamkan dikamar itu pula aku temukan riwayat sbb


الحجرة النبوية الشريفة


هي حجرة عائشة بنت أبي بكر التي كانت تسكنه مع النبي محمد، وهي التي دُفِن فيها بعد وفاته. ثم دفن فيها بعد ذلك أبو بكر الصديق سنة 13 هـ وكان قد أوصى عائشة أن يدفن إلى جانب رفيقه رسول الإسلام محمد، فلما توفي حفر لهُ وجعل رأسه عند كتفي الرسول



كتاب طبقات ابن سعد (3/209


KAMAR NABI YANG MULIA



Adalah kamar Aisyah binti Abu Bakar yang di tempati bersama Nabi Muhammad saw

Dan dikamar itulah yang akhirnya dikuburkan didalamnya jasad Nabi Muhammad setelah meninggal. Kemudian setelah itu Abu Bakar Asshiddiq pada tahun 13 H.



Beliau telah berwasiat kepada Aisyah agar kelak di kuburkan di sisi sahabatnya, yaitu Utusan Islam Muhammad. Kemudian disaat beliau wafat, di galilah untuknya ditempat itu dengan posisi kepala beliau sejajar dengan bahu/pundak Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam. Ibnu Sa’d: 3/209

________________________________

Apakah gerangan yang mendorong Abu Bakar agar ia di makamkan di sisi sahabat sejatinya yakni Rasulullah saw…?
Barangkali akan berdampak positif di alam kuburnya…?
Allahu a’lam

Kemudian yang ke-3 adalah perjuangann Umar bin khattab.

Dalam banyak hadits diceritakan bahwa beliau menjelang ajal nya mengutus putranya yaitu Abdullah bin Umar untuk menghadap kepada Ummul mu’minin Aisyah r.a untuk menyampaikan salam beliau dan memohon izin nya agar nanti bisa dikuburkan dikamar itu pula yaitu bersanding dengan kedua sahabat tercintanya itu, namun meski asalnya Aisyah tidak mengizinkannya dengan alasan, bahwa tempat tersebut sudah ia kapling sendiri yang ia persiapkan untuk tempat peristirahatan terakhirnya sendiri akhirnya di izinkanlah Umar bin Khattab dikuburkan disitu, diberikanlah lokasi itu kepada Amirul Mu’minin Umar bin Khattab.

Hadits lengkapnya bisa anda lihat disini:

http://www.islamweb.net/newlibrary/display_book.php?bk_no=0&ID=891&idfrom=1320&idto=1325&bookid=0&startno=5


Lalu yang menarik disini adalah penggalan dari ungkapan beliau disaat izin Aisyah r.a itu dikeluarkan, sbb

قال ما كان شيء أهم إلي من ذلك المضجع


Sayyidina Umar berkata:

Tidak ada sesuatu yang paling berharga bagiku daripada lokasi tempat peristirahatan terakhirku itu……

Kemudian akhirnya dikuburkanlah Umar bin Khattab dengan posisi, kepala beliau sejajar dengan bahu/pundak Abu Bakar Asshiddiq r.a
_______________________

Apa yang ada dalam benak beliau sehingga sangat dan sangat menginginkan dikubur bersanding dengan kedua sahabat sejatinya itu…?
Apakah bermanfaat bagi nya di alam kubur…?
Apakah ini bisa diakatakan TABARRUK…?


Wallahu a’lam

Semoga kita senantiasa bisa berkumpul bersama orang orang sholih dan selalu bisa mendapatkan doa dan ilmu-ilmu mereka. Amin


Semoga bermanfaat
Salam Aswaja

©Scan Original & Official®
█║▌│█│║▌║││█║▌║▌║
Verified Official by Kaheel’s — bersama Eko Setiawan dan 31 lainnya di Madinah, Saudi Arabia.

No comments:

Post a Comment